Eps27 Irama Seruling Menggemparkan Rimba Persilatan Karya Opa Perempuan pertengahan umur itu mengawasi gadis berbaju putih itu dengan sangat teliti, kemudian menjawab sambil menggilengkan
Hubunganseks, baik itu homoseksual maupun LGBT adalah berakar pada keserakahan (lobha). Dengan sendirinya, ajaran Buddha tidak dapat menganjurkan kedua-duanya. Buddha dengan tegas melarang hubungan seks kepada para bhikkhu. Bagi mereka yang masih terikat pada kehidupan duniawi, Buddha memberikan petunjuk hidup berkeluarga yang baik [DN 31].
Perbuatanbaik kita mengikuti keselamatan di dalam Kristus. Perbuatan baik bukan mendahului keselamatan. Dengan kata lain, kita berbuat baik karena sudah diselamatkan, bukan supaya diselamatkan. Keselamatan adalah sepenuhnya anugerah Allah, bukan hasil usaha kita (2:8-9).
BagaimanaMenjadi Muslim yang Ideal? Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam awal da'wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid. Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir
๏ปฟSebagaigrup Girls'Generation (Taeyeon, Sunny , Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, Seohyun) merayakan ulang tahun ke-15 mereka, mereka menunjukkan kepercayaan diri mereka untuk menjadikan Agustus 2022 sebagai bulan Girls'Generation. Terletak di Samseong-dong, Gangnam-gu, Seoul pada Read more
AlasanKenapa Perusahaan Harus Menerapkan Manajemen Pengawasan. Setiap karyawan yang bekerja dengan anda pastinya memiliki sifat-sifat manusiawi yang mungkin akan berpotensi untuk melakukan sebuah perbuatan curang (kecurangan) dalam bekerja. Hasrat dan dorongan melakukan kecurangan kerja biasa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: 1.
Melaksanakanperbuatan baik perlu disertai niat yang tulus karena sesungguhnya segala sesuatu yang kita lakukan tergantung niat dari hati kita. Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, " Sesungguhnya segala perbuatan itu bergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya."
Nah sebelumnya telah dipaparkan bahwa akhlak terpuji merupakan akhlak yang menimbulkan perbuatan baik. Akhlak terpuji atau akhlakul kharimah bersumber dari dua hal, yaitu agama dan tradisi atau adat istiadat. Akhlak yang bersumber dari agama berasal dari ayat suci Al-Qur'an, sementara dari tradisi atau adat istiadat berasal dari kebiasaan secara turun-temurun yang bisa dijadikan sumber akhlak
2 Menyesali kesalahan. Meskipun pelaku dosa telah mengakui dan menyadari atas dosa-dosa yang telah dilakukannya, namun untuk bisa menyesali dan berhenti dari perbuatan tersebut sangatlah sulit. Sangat dibutuhkan kesabaran dan juga bimbingan orang yang lebih mengetahui masalah agama. 3. Memohon ampun kepada Allah.
A Pengertian. Pada dasarnya yang dimaksud dengan perbarengan adalah terjadi nya dua atau lebih delik oleh satu orang dimana delik yang dilakukan pertama kali belum dijatuhi pidana, atau antara delik yang awal dengan delik berikutnya belum dibatasi oleh suatu putusan hakim. Pada pengulangan juga terdapat lebih dari suatu delik yang dilakukan
GJwnV. Sebagaimana diketahui bahwa setiap perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba pasti akan diperhitungkan dan pelakunya akan menerima balasan. Bila kebaikan yang dilakukan maka kebaikan pula yang akan ia terima. Bila sebaliknya maka sebaliknya pula. Balasan baik atau buruk yang diberikan Allah kepada hamba-Nya atas perbuatannya itu menunjukkan adanya keadilan dan rahmat kasih sayang Allah. Dari berbagai macam amalan yang diperbuat oleh manusia, dilihat dari sisi balasan yang akan didapatnya, perbuatan atau amalan setiap orang itu terbagi dalam tujuh kategori. Dalam hal ini Imam Nawawi dalam syarah kitab Arbaโศn-nya menjelaskan ุงูุฃุนู
ุงู ุณุจุนุฉ ุนู
ูุงู ู
ูุฌุจุงู ูุนู
ูุงู ูุงุญุฏ ุจูุงุญุฏ ูุนู
ู ุงูุญุณูุฉ ููู ุจุนุดุฑุฉ ูุนู
ู ุงูุญุณูุฉ ููู ุจุณุจุนู
ุงุฆุฉ ุถุนู ูุนู
ู ูุง ูุญุตู ุซูุงุจู ุฅูุง ุงููู ุชุนุงูู Artinya โAmal itu ada tujuh macam, yakni dua amalan yang memastikan, dua amalan di mana satu dibalas dengan satu, amal kebaikan yang di dalamnya terdapat sepuluh pahala, amal kebaikan yang di dalamnya terdapat tujuh ratus kali lipat pahala, dan amalan yang tidak bisa menghitung pahalanya kecuali oleh Allah sajaโ Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Syarhul Arbaโศn An-Nawawiyyah [Surabaya Maktabah Al-Hikmah, tt.], hal. 83. Dari ketujuh kategori amalan di atas, lalu amalan-amalan apa saja yang masuk pada masing-masing kategori itu? Berikut penjelasannya Pertama dan kedua, dua macam amalan yang memastikan adalah iman dan kufur. Orang yang beriman kepada Allah dan meninggal dunia dalam keadaan masih beriman serta tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, maka imannya itu memastikan ia masuk ke dalam surga. Imam Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadits ููุฎูุฑูุฌู ู
ููู ุงููููุงุฑู ู
ููู ููุงูู ููู ููููุจููู ู
ูุซูููุงูู ุฐูุฑููุฉู ู
ููู ุงูุฅููู
ูุงูู Artinya โAkan dikeluarkan dari api neraka orang yang di hatinya terdapat sebiji dzarah keimananโ Muhammad bin Isa At-Tirmidzi, Jรขmiโut Tirmidzi [Riyadh Baitul Afkar Ad-Dauliyah, tt.], hal. 421. Ini dapat dipahami bahwa orang yang meninggal dunia dalam keadaan membawa keimanan kepada Allah sekecil, setipis, atau seringan apa pun kadar imannya itu, maka ia akan tetap dikeluarkan dari siksaan api neraka, meskipunโkarena sangat tipis keimanannya dan sangat banyak dosanyaโia menjadi orang yang paling terakhir keluar dari nereka. Dan ketika seseorang dikeluarkan dari neraka maka tidak ada tempat baginya kecuali surga. Sedangkan orang kafir yang tidak beriman kepada Allah, hingga akhir hayatnya ia masih tetap dalam kekafirannya, maka kekafirannya itu memastikan ia masuk ke dalam api neraka. Di dalam Surat Al-Baqarah ayat 161-162 Allah berfirman ุฅูููู ุงูููุฐูููู ููููุฑููุง ููู
ูุงุชููุง ููููู
ู ูููููุงุฑู ุฃููููุฆููู ุนูููููููู
ู ููุนูููุฉู ุงูููู ููุงููู
ูููุงุฆูููุฉู ููุงููููุงุณู ุฃูุฌูู
ูุนูููู, ุฎูุงููุฏูููู ูููููุง ููุง ููุฎูููููู ุนูููููู
ู ุงููุนูุฐูุงุจู ููููุง ููู
ู ููููุธูุฑูููู Artinya โSesungguhnya orang-orang kafir dan mati dalam keadaan kafir mereka itu dilaknat oleh Allah, para malaikat, dan semua manusia. Mereka kekal di dalamnya. Tidak diringankan siksaan dari mereka dan mereka tidak pula diberi penangguhan.โ Imam Baidlawi di dalam kitab tafsirnya menuturkan makna mereka kekal di dalamnyaโ adalah kekal di dalam laknat atau kekal di dalam neraka Abdullah bin Umar Al-Baidlawi, Anwศrut Tanzศl wa Asrศrut Taโwศl [Beirut Darul Rasyid 2000], jil. I, hal 154. Ketiga dan keempat, dua amalan yang satu dibalas dengan satu atau dibalas secara sepadan adalah perbuatan jelek dan keinginan untuk berbuat baik. Orang yang telah melakukan suatu kejelekan maka ia akan mendapatkan balasannya secara sepadan. Bila ia lakukan satu kali, maka ia dapatkan balasan satu kali. Bila ia lakukan dua kali, maka ia dapatkan balasannya dua kali. Begitu seterusnya. Allah berfirman dalam Surat Al-Anโam ayat 160 ููู
ููู ุฌูุงุกู ุจูุงูุณูููููุฆูุฉู ููููุง ููุฌูุฒูู ุฅููููุง ู
ูุซูููููุง ููููู
ู ููุง ููุธูููู
ูููู Artinya โDan barang siapa yang datang dengan membawa kejelekan maka ia tidak dibalas kecuali yang semisalnya dan mereka tidak akan diperlakukan secara zalim.โ Sementara itu, orang yang memiliki keinginan untuk melakukan suatu kebaikan, kemudian ia tak melakukan kebaikan itu karena adanya alasan tertentu, maka ia mendapatkan balasan satu kebaikan. Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Rasulullah ุฅูููู ุงูููู ููุชูุจู ุงููุญูุณูููุงุชู ููุงูุณูููููุฆูุงุชูุ ุซูู
ูู ุจูููููู ุฐูููููุ ููู
ููู ููู
ูู ุจูุญูุณูููุฉู ููููู
ู ููุนูู
ูููููุงุ ููุชูุจูููุง ุงูููู ุนูููุฏููู ุญูุณูููุฉู ููุงู
ูููุฉู .... Artinya โSesungguhnya Allah telah menetapkan berbagai perkara yang baik dan berbagai perkara yang jelek, kemudian menjelaskan hal tersebut. Maka barang siapa yang berkeinginan melakukan satu kebaikan kemudian ia tidak melakukannya, maka Allah mencatat kebaikan itu di sisi-Nya satu kebaikan yang sempurna...โ Muslim bin Al-Hajjaj An-Naisaburi, Shahศh Muslim [Indonesia Maktabah Dahlan, tt.], jil. I, hal. 118. Kelima, amalan yang pelakunya dibalas sepuluh kali lipat adalah amalan kebaikan secara umum. Siapa pun yang melakukan sebuah kebaikan maka ia mendapatkan pahala kebaikan itu sepuluh kali lipat. Firman Allah dalam Surat Al-Anโam ayat 160 ู
ููู ุฌูุงุกู ุจูุงููุญูุณูููุฉู ูููููู ุนูุดูุฑู ุฃูู
ูุซูุงููููุง Artinya โBarang siapa yang datang dengan membawa satu kebaikan maka baginya sepuluh kali lipat kebaikan tersebut.โ Bahkan dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa ketika seseorang membaca Al-Qurโan maka pahalanya bukan sepuluh kali lipat dari sekali baca, namun sepuluh kali lipat dari setiap huruf yang dibacanya. Keenam, amalan yang pelakunya mendapatkan balasan pahala tujuh ratus kali lipat adalah menginfakkan harta di jalan Allah. Berapa pun harta yang diinfakkan oleh seorang hamba, maka ia akan mendapatkan balasannya tujuh ratus kali lipat dari apa yang ia infakkan. Firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 261 ู
ูุซููู ุงูููุฐูููู ููููููููููู ุฃูู
ูููุงููููู
ู ููู ุณูุจูููู ุงูููู ููู
ูุซููู ุญูุจููุฉู ุฃูููุจูุชูุชู ุณูุจูุนู ุณูููุงุจููู ููู ููููู ุณูููุจูููุฉู ู
ูุงุฆูุฉู ุญูุจููุฉู ููุงูููู ููุถูุงุนููู ููู
ููู ููุดูุงุกู ููุงูููููู ููุงุณูุนู ุนููููู
ู Artinya โPerumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti satu biji yang menumbuhkan tujuh bulir, di mana dalam masing-masing bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Dzat yang Maha Luas lagi Maha Mengetahui.โ Pahala tujuh ratus kali lipat bagi orang yang berinfak itu adalah pahala minimal. Bila Allah berkenan maka Allah akan melipatgandakan pahala tersebut lebih banyak lagi bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Syekh Nawawi Banten dalam al-Munศr li Maโศlimit Tanzศl menyebutkan bahwa pelipatgandaan pahala infak hingga lebih dari tujuh ratus kali lipat ini tergantung pada kadar keikhlasan dan kesusahan orang yang berinfak. Memahami apa yang disampaikan Syekh Nawawi di atas, bisa jadi dua orang yang berinfak dengan nominal yang sama akan mendapatkan pahala yang berbeda, karenaโmisalnyaโkadar kesusahan kedua orang tersebut berbeda dalam mendapatkan harta. Sebagai contoh, seorang tukang becak dan seorang direktur perusahaan sama-sama berinfak seratus ribu rupiah. Bisa jadi si tukang becak mendapatkan pahala jauh lebih banyak dari sang direktur. Ini mengingat bagi seorang tukang becak mendapatkan uang seratus ribu perlu membutuhkan kerja keras dan waktu yang lama. Berbeda dengan direktur yang bisa dengan mudahnya mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat dan tanpa harus menguras begitu banyak tenaga. Ketujuh, amalan yang pahalanya hanya diketahui oleh Allah saja adalah ibadah puasa. Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits qudsi di mana Allah berfirman ุฅูููู ุงูุตููููู
ู ููู ููุฃูููุง ุฃูุฌูุฒูู ุจููู Artinya โSesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.โ Karena puasa adalah ibadah yang tidak terlihat oleh orang lain dan hanya Allah yang tahu bagaimana kadar dan kualitas puasa seseorang, maka Allah bertindak sendiri untuk memberikan pahalanya. Dan ketika Allah bertindak sendiri dalam memberikan pahala bagi orang yang berpuasa, ini menunjukkan betapa besar keutamaan ibadah puasa. Dari uraian di atas, satu hal yang dapat kita pahami adalah betapa besar dan luas rahmat Allah bagi para hamba-Nya. Ketika seorang hamba melakukan sebuah kejelekan maka Allah tidak memberikan balasan kecuali balasan yang sepadan saja. Tak ada pelipatgandaan dalam hal dosa. Namun sebaliknya, ketika seseorang melakukan suatu kebaikan maka yang diberikan Allah adalah pelipatgandaan pahala yang hingga beratus kali dan bahkan hingga lipatan yang dikehendaki Allah Taโala. Wallahu aโlam. Yazid Muttaqin, santri alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta, kini aktif dalam kepengurusan PCNU Kota Tegal.
Pertanyaan Jawaban Efesus 28-9 menjelaskan bahwa kita tidak diselamatkan oleh perbuatan baik. Sebaliknya, sebelum kita selamat, perbuatan baik kita ditabur dalam kedagingan dan tidak dapat menyenangkan Allah; bahkan perbuatan โbenarโ kita yang terbaik masih tetap gagal mencapai kemuliaan Allah baca Roma 320 dan Yesaya 646. Kita diselamatkan hanya karena Allah itu pemurah dan berbelas kasihan dan telah merancangkan cara supaya kita dinyatakan saleh di hadapan-Nya meskipun kita berdosa Mazmur 865; Efesus 24. Ketika Yesus menjadi dosa bagi kita 2 Korintus 521, kebenaran-Nya diwariskan kepada kita. Keselamatan adalah pertukaran ilahi upaya-pribadi kita yang compang-camping ditukarkan dengan kesempurnaan Kristus. Karena kematian dan kebangkitan-Nya telah melunasi hutang hukuman dosa kita, maka kita dinyatakan sempurna di hadapan Allah Roma 51. Kita diperintah โkenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terangโ Roma 1314. Pada waktu keselamatan, Roh Kudus dating mendiami hati orang yang bertobat Kisah 238. Pribadi kita sudah bukan lagi tuan utama dalam kehidupan kita. Yesus adalah Tuan kita sekarang. Itulah yang dimaksud ketika kita menyatakan Yesus sebagai โTuhanโ kita Roma 109; Kolose 26. Pada suatu waktu kita berjalan ke arah selatan; namun sekarang kita berjalan ke arah utara. Segala sesuatu diubahkan. Kita mulai memandang kehidupan menurut sudut pandang Allah, bukan sudut pandang pribadi kita โ sebagaimana ditulis oleh John Newton, โDahulu saya sesat tapi sekarang saya ditemukan, buta, tapi sekarang ku melihat.โDosa yang dahulu dilakukan tanpa pertimbangan panjang-lebar sekarang menimbulkan rasa bersalah atau tuduhan. Mengenal Allah tidak lain dari menganggap dosa sebagaimana Ia menilainya. Satu Yohanes 39 mengajar, โSetiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.โ Bukan berlanjut dalam dosa, seorang Kristen yang telah lahir baru akan menghasilkan โbuah yang sesuai dengan pertobatanโ Matius 38. Keselamatan memampukan kita untuk hidup โoleh Rohโ dan benar-benar melakukan perbuatan yang baik Galatia 516. Efesus 210 mengajar, โKarena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.โ Tujuan Allah menyelamatkan kita bukan hanya menyelamatkan kita dari neraka, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan kebaikan-Nya pada dunia. Allah berkenan melihat kita menjadi semakin serupa dengan Anak-Nya Roma 829. Kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Dosa telah merusak gambar dan rupa-Nya di dalam diri kita. Ketika Allah mengembalikan kita pada Diri-Nya, adalah untuk memulihkan gambar dan rupa-Nya dalam diri kita dan membebaskan kita seperti keadaan semula. Ketika Roh Kudus tinggal di dalam kita, Ia menggerakkan kita untuk melakukan hal-hal yang memuliakan Allah Yohanes 1426. Keinginan untuk menyenangkan Allah bertumbuh seiring dengan pengertian kita tentang Dia. Keinginan menyenangkan Allah menghasilkan perbuatan baik. Secara alkitabiah menyebutkan bahwa seseorang telah selamat namun belum berubah tidak konsisten. Tidak sedikit orang yang secara luaran menyerahkan hidup mereka pada Kristus, namun tidak diikuti oleh perubahan gaya hidup. Itu bukanlah keselamatan sejati melainkan iman yang โmatiโ Yakobus 226. Ketika Anda masuk ke dalam ruangan yang gelap dan menyalakan sakelar lampu, maka Anda berharap cahaya segera bersinar. Jika tidak ada cahaya yang muncul, maka Anda berasumsi ada sesuatu yang keliru disana. Menyatakan lampu sudah menyala sedangkan ruangan masih gelap tidak konsisten. Terang selalu menghempaskan kegelapan. Ketika hati yang gelap menerima cahaya keselamatan, maka hati itu terang Yohanes 1246. Prioritas orang itu berubah. Keinginannya berubah. Sudut pandangnya berubah. Untuk pertama kali, kehidupan nampak sesuai aslinya. Jika kegelapan dosa masih berlanjut, tidak salah jika kita berasumsi bahwa lampu belum menyala. Adapun kiasan alkitabiah lainnya, yakni bahwa Allah ingin menumbuhkan buah di dalam kehidupan kita baca Galatia 522-23. Ia adalah Penata Anggur, Yesus adalah Pokok Anggur, dan kita adalah cabang. Para cabang secara alami menempel pada pokok; mereka mendapatkan dukungan, kemampuan menghasilkan buah, dan kehidupan bersumber dari pokok anggur. Yesus berkata, โAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.โ Itulah maksud dari kebun anggur โ โberbuah banyak.โ Perbuatan baik selalu mengikuti keselamatan. Jadi, meskipun tidak diselamatkan oleh perbuatan baik kita, ketika kita diselamatkan, kita pasti akan menghasilkan perbuatan baik. Sama seperti seorang bayi akan bertumbuh setelah dilahirkan, orang yang percaya akan bertumbuh setelah lahir baru secara rohani. Pola pertumbuhan kita memang tidak setara dan bentuknya pun berbeda, namun kelahiran sejati pasti akan menghasilkan pertumbuhan. Jika bayi tidak pernah bertumbuh, maka ada yang sangat keliru disana. Tidak seorangpun berharap bahwa seorang bayi akan tetap menjadi bayi selamanya. Ketika ia bertumbuh, ia akan semakin menyerupai orang tuanya. Sama-halnya, setelah keselamatan, kita bertumbuh, dan kita semakin menyerupai Bapa Surgawi kita. Hal ini hanya mungkin jika kita โtinggal di dalam Diaโ dan mengizinkan-Nya menumbuhkan karakter-Nya di dalam diri kita Yohanes 154. Perbuatan baik tidak menghasilkan keselamatan. Perbuatan baik adalah hasil dari keselamatan. Yesus berkata pada pengikut-Nya, โDemikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorgaโ Matius 516. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apakah artinya bahwa perbuatan baik adalah hasil dari keselamatan?
Home/Pendidikan/Niat Yang Menjadi Awal Perbuatan Baik Desember 26, 2022 Pendidikan 108 ViewsSelamat datang di Katalistiwa, blog untuk berdiskusi seputar pembahasan soal pelajaran dari Perguruan Tinggi, SLTA, SMP dan SD. Kali ini Katalistiwa akan membahas sebuah Soal yang banyak ditanyakan di Ujian Sekolah, Pertanyaannya adalah Niat Yang Menjadi Awal Perbuatan BaikNiat Yang Menjadi Awal Perbuatan BaikJawabNiat memberi adalah salah satu awal dari perbuatan baik. Misalnya seseorang yang memiliki niat untuk bersedekah akan membuat seseorang termotivasi untuk bersedekah. Maka niat itu sangat penting untuk melakukan sesuatu. Perbuatan baik yang dilakukan juga harus dibarengi dengan niat yang baik dan tulus untuk detail soal tentang niat yang menjadi perbuatan baikTindakan niat tulus untuk melakukan sesuatu menjadi landasan yang kokoh yang di atasnya perbuatan atau perbuatan diridhai Allah. Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa perbuatan seseorang tergantung pada niatnya saudara jika niat melakukan sesuatu itu ikhlas karena allah maa amalan yang dilakukan akan lebih mudah diridhoi Allah dalam niat juga merupakan bentuk kejujuran dilakukan dalam suatu praktik. Karena orang yang melakukan sesuatu dengan ikhlas biasanya melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dipikirkan dalam sangat penting bagi umat Islam untuk mengubah niatnya sesaat sebelum melakukan Pembahasan yang sudah kami rangkum oleh Tim dari berbagai sumber belajar. Semoga pembahasan ini bermanfaat, jangan lupa jika mempunyai jawaban lain kalian bisa menghubungi admin. Terimakasih